Puisi "Tangisan Penyesalan" karya Alyya Wulandari

TANGISAN PENYESALAN

Kini tak akan aku lihat kehadiranmu.....
Kini tak akan lagi aku dengar canda tawamu....
Kini tak akan lagi aku lihat raut wajahmu....
Hanya yang ada kini gema suara tangisanmu....
Menyelusup kedalam relung relung hatiku.....

Betapa pedih ketika aku dengar itu kepergianmu....
Kau pergi dan meninggalkan kenangan dimasa lalu.....
Dikala kita bercanda tertaw bersama.....
Namun kini hanyalah tinggal cerita.....
Terkubur bersama jasad yang bersemayam.....

Kini musnah sudah sebagian kebahagiaanku.....
Tawa terganti tangisan.....
Bahagia kini terganti duka.. ..
Sesaat melepas kepergianmu ayah....
Tetapi aku akan selalu mengingat seluruh nasehatmu ayah.....
Serta doa yang telah kau ajarkan padaku ayah....

Ayah.....
Bukanlah kepergianmu yang aku tangisi....
Bukan pula kehilanganmu yang aku sesali....
Namun....
Diri inilah yang aku tangisi.........
Karena aku tak sempat berbakti padamu ayah......
Dan menjadi anak yang mampu membahagiakanmu ayah.....
Sekarang hanya doa yang bisa selalu aku berikan untukmu ayah.....
Teriring doa dariku anak mu.....
Selamat jalan ayah.....
Semoga alloh tetap menyayangimu dalam pelukannya.....
Aamiin ya rabbalallamin.

By : alyya wulandari
        23 JAN 2017

( EDISI KANGEN AYAH )

Share on :

0 Reply to “Puisi "Tangisan Penyesalan" karya Alyya Wulandari”

Empty comment.
New comments are only allowed for registered users.